Latest News

Showing posts with label Kata Punya Kuasa. Show all posts
Showing posts with label Kata Punya Kuasa. Show all posts

Sunday, February 7, 2021

Kata Punya Kuasa

 πŸ†πŸ…°πŸ…ΆπŸ…Έ Selasa 12 Januari 2021 
Hari Biasa Pekan Biasa I : 
•Ibr.2: 5-12; 
•Mzm. 8: 2a, 5, 6 - 7.8 -9;
•Mrk. 1: 21b - 28.

Kata punya kuasa

Kata-kata adalah alat yang indah untuk berkomunikasi antar manusia. Binatang dapat mengeluarkan suara, antara lain untuk menandakan adanya suatu ancaman bahaya. Sebaliknya, dengan kata-kata kita menyampaikan kekayaan batin kita kepada orang lain. Kata-kata dapat juga digunakan untuk mengajar atau menyampaikan gagasan seseorang pada orang lain. Tidak jarang kata-kata disampaikan seseorang terdengar membosankan atau tidak menarik. Orang lain cenderung tidak mendengarkan.

Dengan demikian kata-kata mempunyai daya dan kekuatan. Coba saja secara negatif ungkapkan kata makian kepada teman kita, maka ia akan sakit hati. Atau, sampaikan berita negatif tentang seseorang, maka hati dan pikiran bisa terpengaruh. Itulah berita hoax yang kadang berseliweran juga dilemparkan di tengah pandemi Covid-19 atau musibah kecelakaan pesawat yang jatuh ke laut. Sangat tidak terpuji dan tidak bertanggung jawab! 
Kalau kata-kata manusia saja mempunyai daya atau kekuatan, apalagi Sabda atau Firman-NYA. Sabda atau pengajaran yang disampaikan TUHAN YESUS penuh dengan kuasa. Maka orang yang mendengar pengajaran-NYA sungguh takjub, "sebab IA  mengajar mereka sebagai orang yang berkuasa, tidak seperti ahli-ahli Taurat" . Setan pun takluk kepada-NYA!  "Diam, keluarlah dari padanya!" (Mrk.1:22,25) Dan roh jahat pun pergi sambil menggoncang badan orang yang kerasukan itu dan setan itu berteriak histeris.

Bunda Teresa bukan seorang orator. Ia seorang  suster yang bekerja keras penuh dedikasi untuk orang yang paling miskin di Kalkuta. Meski demikian, kalau ia bicara di depan publik resmi, semua orang yang mendengar merasa terpaku penuh hormat. Kata-kata yang keluar sederhana, mudah dicerna dan diucapkan oleh seorang yang jujur dan tulus, apalagi topik pembicaraannya adalah tentang kasih. Tampak sekali ia sangat menghayati imannya pada KRISTUS yang penuh dengan kasih, padahal bicaranya tanpa basa-basi seperti layaknya seorang politisi yang penuh janji.

Ingat, TUHAN menciptakan dunia dengan kata-kata. Demikian juga TUHAN YESUS membuat mukjizat penyembuhan dengan kata-kata. Maka kata-kata dapat memiliki daya kekuatan yang sangat dahsyat dan berwibawa, manakala keluar dari hati orang beriman yang tulus, jujur dan bersih.

Marilah kita berhati-hati dan bijaksana dalam memilih kata-kata yang akan kita ucapkan. Sebab, satu kata saja punya efek bagi orang lain. Orang Jepang punya pepatah: Orang belajar bicara 2 tahun, tetapi 40 tahun untuk belajar tutup mulut. Pesan orang tua dari Jawa berkata: Kamu tiap hari jangan lupa minum jamu; artinya jaga mulut Dari mulut dan lidah kita dapat keluar kata-kata yang bijak, sejuk, penuh penghiburan dan memberi motivasi. Sebaliknya, dari mulut kita juga dapat keluar kata-kata kasar penuh benci, maki-maki dan tidak manusiawi! Karena itu marilah kita persembahkan hati dan mulut serta lidah kita agar dapat dipakai TUHAN sebagai alat-NYA. 

Ya TUHAN, berilah aku ROH KEBIJAKSANAAN dalam berkata-kata. Ajarilah aku untuk bisa bicara dengan kata yang penuh kasih dan cinta. Amin

Selamat pagi. Selamat beraktivitas. AMDG. Berkat TUHAN.
PK/hr

Kata punya kuasa

 πŸ†πŸ…°πŸ…ΆπŸ…Έ Selasa 12 Januari 2021 
Hari Biasa Pekan Biasa I : 
•Ibr.2: 5-12; 
•Mzm. 8: 2a, 5, 6 - 7.8 -9;
•Mrk. 1: 21b - 28.

Kata punya kuasa

Kata-kata adalah alat yang indah untuk berkomunikasi antar manusia. Binatang dapat mengeluarkan suara, antara lain untuk menandakan adanya suatu ancaman bahaya. Sebaliknya, dengan kata-kata kita menyampaikan kekayaan batin kita kepada orang lain. Kata-kata dapat juga digunakan untuk mengajar atau menyampaikan gagasan seseorang pada orang lain. Tidak jarang kata-kata disampaikan seseorang terdengar membosankan atau tidak menarik. Orang lain cenderung tidak mendengarkan.

Dengan demikian kata-kata mempunyai daya dan kekuatan. Coba saja secara negatif ungkapkan kata makian kepada teman kita, maka ia akan sakit hati. Atau, sampaikan berita negatif tentang seseorang, maka hati dan pikiran bisa terpengaruh. Itulah berita hoax yang kadang berseliweran juga dilemparkan di tengah pandemi Covid-19 atau musibah kecelakaan pesawat yang jatuh ke laut. Sangat tidak terpuji dan tidak bertanggung jawab! 
Kalau kata-kata manusia saja mempunyai daya atau kekuatan, apalagi Sabda atau Firman-NYA. Sabda atau pengajaran yang disampaikan TUHAN YESUS penuh dengan kuasa. Maka orang yang mendengar pengajaran-NYA sungguh takjub, "sebab IA  mengajar mereka sebagai orang yang berkuasa, tidak seperti ahli-ahli Taurat" . Setan pun takluk kepada-NYA!  "Diam, keluarlah dari padanya!" (Mrk.1:22,25) Dan roh jahat pun pergi sambil menggoncang badan orang yang kerasukan itu dan setan itu berteriak histeris.

Bunda Teresa bukan seorang orator. Ia seorang  suster yang bekerja keras penuh dedikasi untuk orang yang paling miskin di Kalkuta. Meski demikian, kalau ia bicara di depan publik resmi, semua orang yang mendengar merasa terpaku penuh hormat. Kata-kata yang keluar sederhana, mudah dicerna dan diucapkan oleh seorang yang jujur dan tulus, apalagi topik pembicaraannya adalah tentang kasih. Tampak sekali ia sangat menghayati imannya pada KRISTUS yang penuh dengan kasih, padahal bicaranya tanpa basa-basi seperti layaknya seorang politisi yang penuh janji.

Ingat, TUHAN menciptakan dunia dengan kata-kata. Demikian juga TUHAN YESUS membuat mukjizat penyembuhan dengan kata-kata. Maka kata-kata dapat memiliki daya kekuatan yang sangat dahsyat dan berwibawa, manakala keluar dari hati orang beriman yang tulus, jujur dan bersih.

Marilah kita berhati-hati dan bijaksana dalam memilih kata-kata yang akan kita ucapkan. Sebab, satu kata saja punya efek bagi orang lain. Orang Jepang punya pepatah: Orang belajar bicara 2 tahun, tetapi 40 tahun untuk belajar tutup mulut. Pesan orang tua dari Jawa berkata: Kamu tiap hari jangan lupa minum jamu; artinya jaga mulut Dari mulut dan lidah kita dapat keluar kata-kata yang bijak, sejuk, penuh penghiburan dan memberi motivasi. Sebaliknya, dari mulut kita juga dapat keluar kata-kata kasar penuh benci, maki-maki dan tidak manusiawi! Karena itu marilah kita persembahkan hati dan mulut serta lidah kita agar dapat dipakai TUHAN sebagai alat-NYA. 

Ya TUHAN, berilah aku ROH KEBIJAKSANAAN dalam berkata-kata. Ajarilah aku untuk bisa bicara dengan kata yang penuh kasih dan cinta. Amin

Selamat pagi. Selamat beraktivitas. AMDG. Berkat TUHAN.
PK/hr