Latest News

Showing posts with label Ketakutan. Show all posts
Showing posts with label Ketakutan. Show all posts

Friday, February 4, 2022

MENGAPA KAMU BEGITU TAKUT?

*"MENGAPA KAMU BEGITU TAKUT?"*

Kecerobohan dalam bertindak dapat berakibat fatal dalam hidup ini. Seorang yang membuang puntung rokok sembarangan, dapat menimbulkan kebakaran yang menelan kerugian bagi banyak orang. Raja Daud yang sangat disayang ALLAH hidupnya dipenuhi oleh anugerah yang berlimpah. ALLAH telah mengurapinya menjadi Raja Israel dan meluputkan nyawanya dari ancaman Raja Saul. Dan ketika ia mulai memerintah, ALLAH melimpahkan kekayaan termasuk isteri-isteri Saul ke dalam pangkuannya. Tetapi ia masih saja selingkuh dengan Batsyeba, isteri bawahannya sendiri. Bahkan dengan licik, raja memerintahkan Uria, suami Batsyeba ke medan perang untuk mengalahkan bani Amon. Tetapi akhirnya Uria mati terbunuh dan banyak perajurit Israel yang menjadi korban di medan peperangan yang mirip neraka itu. _“Hal yang dilakukan Daud itu adalah jahat di mata TUHAN.” (2 Sam. 11: 27c)._

Namun, ALLAH itu Mahabaik, Maharahim dan Maha Pengampun! Meskipun IA telah dihina oleh perbuatan jahat Daud, IA masih mengirim Nabi Natan untuk memperingatkan Daud. Dan dengan halus Nabi menyindir raja dengan suatu cerita tentang seorang kaya raya yang mengambil domba seorang miskin untuk disembelih dan disuguhkan kepada tamunya. Raja sangat keras reaksinya setelah mendengar cerita itu dan hendak membunuh orang kaya itu. Ternyata itu hanya cerita sindiran saja dan orang kaya itu adalah dirinya sendiri yang telah tega membunuh Uria melalui perang dan terus memperisteri Batsyeba. Daud segera sadar dan sangat menyesali dosanya serta langsung bertobat. Sebagai silih akan dosanya, ia melakukan puasa dan tidur di lantai. ALLAH memang mengampuninya, tetapi ia tetap harus menanggung akibat dosanya itu. Anak hasil hubungan gelap dengan Batsyeba akhirnya mati. Dan karena ia membiarkan Uria mati oleh pedang, maka keturunan Daud juga tidak akan luput dari pedang untuk selamanya. *_Pertobatannya ini yang membentuk dia menjadi pribadi yang rendah hati dan tetap disayang oleh TUHAN_* hingga ia menjadi Raja Israel yang terkenal selama 40 tahun. Pengakuan dosanya itu terdapat dalam _Mazmur 51._
Apakah kita juga segera menyadari kesalahan dan dosa kita serta bertobat pada TUHAN, setiap kali kita jatuh ke dalam dosa?

Perikop _Injil hari ini_ berkisah bahwa para Rasul bingung dan ketakutan ketika tiba-tiba terjadi angin ribut yang dahsyat menimpa perahu yang mereka tumpangi, hingga air masuk memenuhi perahu mereka. Saat itu mereka akan pergi menyeberangi danau Galilea. Dan di buritan kapal YESUS masih tertidur pulas. _“Guru, ENGKAU tidak peduli kalau kita binasa?”_ demikian mereka membangunkan YESUS. _(Mrk. 4: 38)._ YESUS segera bangun dan memerintahkan angin ribut itu: _"Diam! Tenanglah!"_ Maka tenang dan redalah kembali air di danau itu _(ayat 39)._ Lalu IA menegur keras para murid-NYA: _“Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?” (Ayat 40)._ Padahal mereka itu nelayan profesional yang seharusnya sudah hafal dan biasa mengalami angin ribut! Maka _"mereka menjadi sangat takut dan berkata seorang kepada yang lain: 'Siapa gerangan Orang ini, sehingga angin dan danaupun taat kepada- NYA?'" (ayat 41)_

Teguran-NYA kepada para murid itu pada saat sekarang ini juga ditujukan kepada kita, bila kita cepat panik, bingung dan ketakutan setiap kali menghadapi badai kehidupan yang menimpa. Jika para murid menjadi ketakutan hal itu bisa dimaklumi karena mereka belum terlalu mengenal YESUS itu siapa sebenarnya. Tetapi bagaimanakah dengan diri kita? Bukankah kita sudah lama menjadi pengikut-NYA? Bukankah kita seharusnya lebih mengenal-NYA? Masihkah kita tidak yakin, bahwa TUHAN YESUS itu selalu ada di dekat dan di samping kita? Mengapa kita selalu panik dan bingung, hai orang-orang yang kurang beriman?

Hari ini Tarekat imam SVD _(Serikat Sabda ALLAH)_ dan beberapa kongregasi suster seperti SSpS _(Suster Misi Abdi ROH KUDUS),_ SSpSAP _(Kongregasi Abdi ROH KUDUS Adorasi Abadi),_ CIJ _(Kongregasi Suster Pengikut YESUS)_ dan PRR (Puteri Reinha Rosari) merayakan pesta Pelindung Tarekat, *Santo Yosef Freinademetz* (1852-1908), seorang misonaris SVD yang mengabdikan seluruh hidupnya di negeri Cina. Ia sangat rajin menebarkan benih-benih Firman- NYA sampai ke pelosok-pelosok. Ia menyatu dengan penduduk Cina dengan penguasaan bahasa dan budaya Cina. Karena gigih membela umatnya dari rongrongan kaum revolusioner, ia ditangkap dan disiksa dengan kejam. Penderitaannya tidak mengendorkan semangatnya untuk mewartakan Injil. Ia terus saja mengajar dan berkotbah serta mempertobatkan banyak orang pribumi. Karena keberhasilan dalam karya kerasulannya, ia mau diangkat menjadi Uskup, tetapi ia menolaknya dengan halus. Ia akhirnya meninggal karena sakit typus.

_Ya YESUS, ampunilah aku yang sering melukai Hati-MU dengan dosa-dosaku. Tegurlah aku agar aku benar-benar sadar dan menyesali dosaku serta bertobat._ _Tambahkanlah imanku agar aku jangan cepat panik dan  takut bila menghadapi badai permasalahan hidupku ini. St. Yosef Freinademetz, doakanlah kami. Amin._

Catatan Bacaan: 
• 2 Sam. 12: 1-7a. 10-17; 
• Mzm. 51: 12-13, 14-15, 16-17; 
• Mrk. 4: 35-41.
_PK/hr._
_*Renungan Canggih Untuk Kehidupan*_
*Asiiik.com*

Sunday, February 7, 2021

Kasih Melenyapkan Ketakutan

 πŸ†πŸ…°πŸ…ΆπŸ…Έ Rabu 6 Januari 2021 
Hari Biasa sesudah Penampakan TUHAN :
•1Yoh. 4: 11-18; 
•Mzm. 72: 2. 10-11, 12-13;
•Mrk. 6: 45-52.

Kasih melenyapkan ketakutan

Rasul Yohanes menulis bahwa "ALLAH adalah Kasih" (lihat RAGI 5 Januari 2021).  "Barang siapa tetap berada di dalam Kasih, ia tetap berada di dalam ALLAH dan ALLAH di dalam dia" (1Yoh.4: 16). Kasih ALLAH selalu ditawarkan kepada setiap insan manusia. Tidak peduli manusia menerima atau menolak. ALLAH tetap mengasihi manusia. Kasih-NYA itu bersifat kekal dan tidak dapat dibatasi oleh siapa pun. Kasih ALLAH itu  sempurna. Kasih-NYA tampak dalam Diri YESUS KRISTUS yang tidak gentar menghadapi segala penolakan dan hukuman mati. Kasih-NYA bersifat total agar manusia mengalami keselamatan.
"Kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam Kasih" (ayat 18) Rasa takut adalah faktor penghambat bahkan penghalang bagi  perkembangan kedewasaan seseorang. Rasa takut juga bisa menjadi sumber tindak kejahatan. Raja Daud membunuh perwira kepercayaannya sendiri, bernama Uria, karena takut perselingkuhannya dengan Batsyeba terbongkar. Banyak siswa atau mahasiswa nyontek, karena takut tidak lulus atau nilainya kecil. Ketakutan itu membelenggu kreativitas dan mendorong seseorang untuk menempuh jalan pintas yang tidak terhormat. Itulah yang dilakukan para koruptor dan provokator! Sebaliknya, kasih menjadi sumber kehidupan dan kreativitas. Semua anak yang tumbuh dalam keluarga yang baik dan penuh kasih, bertumbuh menjadi dewasa dan kreatif.

Dalam perikop Injil dikisahkan bahwa ketika TUHAN YESUS tidak bersama para murid-NYA mereka dalam ketakutan karena perahu mereka diterpa angin sakal dan diombang-ambingkan sampai hampir terbalik. Dalam kepanikan mereka melihat TUHAN YESUS berjalan di atas air, mereka bertambah berkeringat dingin karena melihat TUHAN seperti hantu! Dan TUHAN dengan penuh wibawa berkata: "Tenanglah! AKU ini, jangan takut!" (Mrk. 6: 50). Ketika YESUS sudah bersama mereka, angin pun mereda. Kehadiran-NYA membuat tenang, damai dan angin sakal pun tidak mengamuk lagi.

Dalam samudera kehidupan, kita pun kadang mengalami ketakutan, kepanikan dan terasa dunia sudah hampir kiamat, terutama dalam masa pandemi Covid-19 saat ini. Sudah mengalami PHK tanpa pesangon, cicilan rumah dan motor jatuh tempo dan belum lagi bayaran sekolah tetap ditagih meski anak-anak belajar di rumah. Ini semua membuat galau, panik dan bahkan bisa gila! Ingatlah, berlayar bersama TUHAN YESUS, ombak pun reda tidak mengamuk. Percayakah kita akan hal itu? Atau iman kita belum kuat, masih ragu, sangsi dan takut hingga tidak pasrah total kepada TUHAN! TUHAN sendiri atau lewat para Nabi selalu berseru: "Jangan takut!" maka bersikaplah pasrah total kepada-NYA! Percayakan semua ini kepada TUHAN. Selama kita masih bimbang dan ragu, maka YESUS dapat menjadi "hantu"! Tapi bagi orang beriman sejati, percayakan dan serahkan 100% kepada TUHAN YESUS!

Ya YESUS, tambahkan sedikit iman pada diriku. ENGKAU-lah Juru Mudi hidupku. Buatlah hatiku tenang dalam menghadapi gelombang pasang naik dalam hidup ku. Amin.

Selamat pagi. Selamat beraktivitas.  AMDG. Berkat TUHAN.
PK/hr